Archive for November, 2008

25 November, 2008

Perkembangan Pandangan Geografi

Ilmu geografi mengalami perkembangan dalam sudut pandangnya, secara umum dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

1. Geografi Ortodoks

Bidang kajiannya adalah suatu wilayah (region) dan analisis terhadap sifat sistematiknya, meliputi :

a. Geografi Fisik

Mempelajari tentang gejala fisik dari permukaan bumi yang meliputi tanah, air dan udara dengan segala prosesnya. Ilmu penunjang geografi fisik antara lain geologi, geomorfologi, pedologi, meteorologi, klimatologi dan oseanograsi.

b. Geografi Manusia

Mempelajari tentang kependudukan, aktivitas ekonomi, politik, sosial dan budaya. Ilmu penunjang geografi manusia antara lain geografi ekonomi, geografi penduduk, geografi perdesaan dan geografi perkotaan.

c. Geografi Regional

Mempelajari perwilayahan, misalnya daerah tropik, arid, kutub. Kajian ini menitikberatkan pada kultur suatu wilayah misalnya Afrika Utara, Eropa Barat, Asia Utara.

d. Geografi Teknik

Kajian ini merupakan kajian geograi yang lebih bersifat teknis dan babyak memanfaatkan teknologi dan metode-metode penelitian. lmu penunjang pada kajian ini misalnya Sistem Informasi Geografis, Kartografi, Penginderaan Jauh

2. Geografi Terintegrasi

Merupakan kajian geografi dengan pendekatan terpadu, yaitu integrasi elemen-elemen geografi sistematik yang terdiri dari geografi fisik dan geografi manusia dengan geografi regional. Dalam mengkaji suatu fenomena/gejala alam menggunakan pendekatan analisis keruangan, ekologi dan wilayah.

21 November, 2008

OBJEK STUDI GEOGRAFI

17 November, 2008

PRINSIP-PRINSIP ILMU GEOGRAFI

Prinsip-prinsip dalam ilmu Geografi antara lain :

1. Prinsip Penyebaran

Merupakan prinsip dasar dalam mengkaji setiap gejala dan fakta geografi, baik gejala alam maupun manusia. Prinsip ini memandang bahwa setiap gejala dan fakta di permukaan bumi tersebar secara tidak merata antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Suatu gejala geografi bisa terlhat terkumpul dalam jumlah yang padat dan banyak, tetapi di satu tempat lain terlihat sangat jarang dan sedikit.

Misalnya : persebaran pola permukiman penduduk

2. Prinsip Interelasi

Digunakan untuk melihat pola hubungan antara satu gejala dengan gejala lainnya, meliputi hubungan antara :

a. Faktor fisik dengan faktor fisik lainnya

Misal : hubungan antara mata air panas dengan energi panas bumi di sekitar gunung berapi

b. Faktor fisik dengan faktor manusia

Misal : hubungan antara manusia dengan cara bertani di lahan miring dengan membuat terasering (sengkedan)

c. Faktor manusia dengan faktor manusia lainnya.

Misal : mengkaji tentang kehidupan di desa dengan jenis mata pencaharian

Dengan memperhatikan pola hubungan antar gejala dan fakta geografi pada suatu wilayah, akan dapat diketahui karakteristik gejala-gejala tersebut secara kualitatif. Dengan bantuan ilmu statistik, hubungan antar fenomena dapat di analisa/diukur secara kuantitatif

3. Prinsip Deskripsi

Merupakan prinsip yang menggambarkan lebih jauh terhadap persebaran dan hubungan interelasi antara fakta dan gejala di permukaan bumi. Untuk menyajikan gejala secara komprehensif dapat dimulai dengan mengajukan pertanyaan 5W1H, sedangkan bentuk penyajiannya dapat berupa kata-kata, tulisan, tabel, grafik dan peta.

4. Prinsip Keruangan (Korologi)

Merupakan prinsip yang meninjau gejala, fakta dan masalah geografi dari penyebaran, interelasi dan interaksinya dalam ruang. Ruang dalam sudut pandang geografi adalah permukaan bumi secara keseluruhan yang membentuk suatu fungsi.

15 November, 2008

Hakikat dan Ruang Lingkup studi Geografi

Pada hakikatnya studi geografi adalah pengkajian keruangan tentang fenomena dan masalah kehidupan manusia yang disusun dari hasil obeservasi dengan melakukan analisis fenomena manusia, fenomena alam serta persebaran dan interaksinya dalam ruang. untuk menunjukkan dan menjelaskan fenomena di permukaan bumi diawali dengan mengajukan 6 (enam) pertanyaan pokok, yaitu what, where, when, why, who(m) dan how (5W1H).

Pertanyaan pokok tersebut untuk menjelaskan:

1. Fenomena apa yang terjadi

2. Di mana fenomena itu terjadi

3. Kapan fenomena tersebut terjadi

4. Mengapa fenomena itu terjadi

5. Siapa saja yang mengalami

6. Bagaimana usaha-usaha mengatasi

Rhoads Murphey (1966) dalam bukunya The Scope of Geography menjelaskan bahwa pokok-pokok ruang lingkup ilmu geografi adalah :

1. Persebaran dan keterkaitan antara penduduk di permukaan bumi dan aspek-aspek keruangan, serta usaha manusai untuk memanfaatkannya.

2. Interelasi antara manusia dengan lingkungan fisik sebagai bagian dari studi perbedaan wilayah.

3. Kerangka wilayah dan analisis wilayah secara khusus.

14 November, 2008

KONSEP-KONSEP ESSENSIAL GEOGRAFI

KONSEP-KONSEP ESSENSIAL GEOGRAFI

1. Lokasi, adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas :

a. Lokasi Absolut, lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap.

b. Lokasi Relatif, lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah.

2. Jarak, yaitu panjang antara dua tempat. Terdiri antara atas :

a. Jarak Mutlak, satuan panjang yang diukur dengan kilometer.

b. Jarak Relatif, jarak tempuh yang menggunakan satuan waktu

3. Keterjangkauan, menyangkut ketercapaian untuk menjangkau suatu tempat, sarana apa yang digunakan, atau alat komunikasi apa yang digunakan dan sebagainya.

4. Pola, berupa gambar atau fenomena geosfer seperti pola aliran sungai, pola pemukiman, lipatan patahan dan lain-lain.

5. Morfologi, menunjukkan bentuk muka bumi sebagai hasil tenaga endogen dan eksogen yang membentuk dataran rendah, dataran tinggi dan pegunungan.

6. Aglomerasi, pengelompokan fenomena di suatu kawasan dengan latar belakang adanya unsur-unsur yang lebih memberi dampak positif.

7. Nilai Kegunaan, manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang.

8. Interaksi Interdependensi, keterkaitan ruang antara satu dengan yang lain, misalnya interaksi antara desa dengan kota.

9. Diferensiasi Area, daerah-daerah yan terdapat di muka bumi berbeda satu sama lain. Dapat dicermati dari corak yang dimiliki oleh suatu wilayah dengan wilayah yang lainnya.

10. Keterkaitan keruangan, hubungan antara penyebaran suatu unsur dengan unsur yang lain pada suatu tempat.

13 November, 2008

RESUME HASIL DISKUSI ANALISIS LOKASI INDUSTRI

RESUME HASIL DISKUSI

Tema : Analisis Lokasi Industri (Lokasi Usaha)

Kelas : XI IPS 1

Hari/Tanggal : Rabu, 13 Agustus 2008

A. Kelompok I

  1. Moderator = Dedi Saputra
  2. Tema : Analisis Lokasi untuk usaha Meubel à ditempatkan di hutan
  3. Alasan :

a. Bahan baku dekat

b. Strategis Jauh dari permukiman penduduk

c. Tidak mencemari lingkungan

d. Limbahnya dapat dibuat pupuk

e. Kalau dipermukaan mengganggu

4. Faktor alam mempengaruhi penempatan usaha à ya, hutan dapat menjadi gundul dan merusak lingkungan

5. Tanggapan :

a. Kelompok II :

Apa hutan tidak akan semakin menipis?

Jawab :

Memang, sehingga perlu usaha reboisasi

b. Kelompok III :

Apa meubel berlimbah?

Jawab :

Ada dan banyak limbah tersebut yang dapat digunakan untuk kegiatan lain.

Contoh : membuat meja partikel

B. Kelompok II

1. Moderator = Ana Sri Utami

2. Tema : Analisis Lokasi untuk Pendirian Pabrik Semen à tidak ditempatkan di lokasi manapun pada gambar/peta.

3. Alasan :

a. Tidak memunginkan

b. Tidak ada lahan kosong

c. Polusi udara

d. Merugikan penduduk

4. Faktor alam mempengaruhi penempatan usaha à iya, penempatan lokasi industri untuk pabrik semen dapat mengganggu wilayah sekitanya.

Misal : pabrik semen dibangun didaerah pegunungan maka limbah pabriknya dapat mencemari daerah di bawahnya.

5. Tanggapan :

a. Kelompok III :

Sebaiknya di mana

Jawab :

Jauh dari permukiman

b. Kelompok IV :

Kenapa tidak di bukit kapur, kan jauh dari permukiman

Jawab :

Karena limbah akan mencemari daerah di bawahnya

C. Kelompok III

1. Moderator = Dwi Rahayu

2. Tema : Analisis Lokasi untuk usaha Fotokopi à ditempatkan di dalam lingkungan sekolahan

3. Alasan :

a. Menyingkat waktu siswa

b. Dapat dijadikan koperasi sekolah

c. Menjaga keamanan

4. Faktor alam mempengaruhi penempatan usaha à Tidak, karena sepenuhnya usaha dari manusia dan tidak terpangaruh oleh aktivitas alam

5. Tanggapan :

A. Kelompok IV:

Kenapa tidak di luar sekolah saja, semua orang bisa memfotokopi

Jawab :

Berbahaya bagai siswa, terutama jika jalur jalan ramai/padat.

B. Kelompok V :

Tidak bertanya

Jawab :

D. Kelompok IV

1. Moderator = Dwianto

2. Tema : Analisis Lokasi untuk usaha Toko Besi dan Bangunan à ditempatkan di sekitar perumahan penduduk dan mendekati pasar

3. Alasan :

a. Lahan strategis

b. Mudah dijangkau

c. Pengguna berada di permukiman

d. Pendistribusian barang menjadi lebih mudah

4. Faktor alam mempengaruhi penempatan usaha à ya, hutan dapat menjadi gundul dan merusak lingkungan

5. Tanggapan :

a. Kelompok V :

Tidak bertanya

Jawab :

b. Kelompok VI :

Setuju dengan penempatan yang disampaikan dan sesuai dengan alasan

c. Kelompok II :

Bagaimana jika sudah penuh?

Jawab :

Cari tempat lain, tetapi sesuaikan dengan kriteria

E. Kelompok V

1. Moderator = Annita

2. Tema : Analisis Lokasi untuk usaha Penggilingan Padi à ditempatkan di pasar

3. Alasan :

a. Masyarakat mudah mencari dan mendatangi

b. Mudah dijangkau

c. Tidak mungkin bila didirikan di bukit kapur

d. Mayoritas penduduk dalam memenuhi kebuthan hidup pasti selalu mencari ke pasar

4. Faktor alam mempengaruhi penempatan usaha à ya, karena permukaan bumi yang datar akan memudahkan dalam menempatkan mesin penggilingan padi tersebut.

5. Tanggapan :

a. Kelompok VI

Mengapa tidak di permukiman

Jawab :

Menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu

b. Kelompok I :

Bukankah sebaiknya langsung di lahan sawah, kan dekat dengan hasil pertanian itu sendiri

Jawab :

Pasar tetap merupakan lokasi yang mudah dicari oleh penduduk

c. Kelompok III :

Yang dijual di pasar adalah beras, bukan gabah. Penduduk pasti lebih memilih membeli beras daripada gabah

Jawab :

F. Kelompok VI

1. Moderator = Iis Febriana

2. Tema : Analisis Lokasi untuk usaha Warung Makan à ditempatkan di tengah, antara permukiman, pasar dan sekolah

3. Alasan :

a. Letak sangat strategis

b. Mempermudah siswa, penduduk permukiman dan orang yang sedang di pasar dalam memperoleh makanan

c. Sebagai tempat mata pencaharian yang cocok bagi pemilik karena dekat dengan pendudul

d. Sekaligus bisa menjadi tempat persinggahan/peristirahatan bagi pendatang meskipun sebentar.

4. Faktor alam mempengaruhi penempatan usaha à tidak, penentuan lokasi tidak terpengaruh oleh bentang lahan

5. Tanggapan :

a. Kelompok I :

Apakah harus mendekat ke tiga tempat tersebut sekaligus ? (permukiman, pasar dan sekolah)

Jawab :

Ya, karena lokasi itu adalah tempat terbaik

b. Kelompok II :

Tidak bertanya

Tag:
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 149 pengikut lainnya.