Pembelajaran Geografi Menggunakan earth.google.com


Pada materi PJ dan SIG kadang kita kesulitan dalam menyediakan bahan ajarnya, misalnya contoh-contoh foto udara hasil dari pengideraan jauh. Tak perlu susah, bingung cari. Kita bisa tinggal tulis ”google earth” mesin pencari di google. Hasil pencarian akan menemukan subsitus google yaitu earth.google.com. Untuk membuka foto udara pada google earth tersebut kita membutuhkan software Google Earth. Ada yang cuma-cuma, misalnya Google Earth 4.xx yang bisa kita download langsung di situs itu. Atau kalau mau yang berbayar yang disertai dengan fitur yang lebih hebat dan powerfull bisa kita download yang versi Pro. Kalau sudah didownload lalu install software Google Earth tersebut di komputer. Jika sudah selesai tinggal kita klik file execute dari program itu, kemudian tunggu beberapa saat. Aplikasi ini membutuhkan koneksi dengan internet untuk mendapatkan foto-foto udara yang kita ingin, agar streaming gambar baik dan cepat minimal bandwith akses internetnya 200 kbps. Hampir semua wilayah di bumi bisa kita dapatkan foto udaranya, (tapi memang nggak semuanya ada). Yang hebat lagi semua foto udara tersebut sudah diberi titik ikat (Ground Control Point) dalam bentuk koordinat geografis yang sangat detil dengan tingkat kejelasan hingga jarak terdekat hingga +- 5 m. Angka koordinat akan selalu berubah jika kita menggerakkan mouse. Saya katakan kita bisa dengan mudah mendapat foto udara tersebut, tinggal tulis daerah yang kita ingin di box search dan tekan enter maka dalam waktu yang relatif singkat Google Earth akan menampilkan daerah yang sesuai dengan tulisan kita. Tunggu beberapa saat sampai proses streaming foto sampai jelas sepenuhnya lalu bisa kita simpan gambar tersebut dalam bentuk file image dengan extensi *.jpg. Selanjutnya kita bisa gunakan beberapa foto yang kita peroleh dari Google Earth tersebut sebagai bahan belajar. Atau jika kita ingin menunjukkan langsung foto udara dari Google Earth kita bisa tampilkan foto udara hasil streaming dengan klik Aplikasi Google Earth dalam kondisi ofline. Ingat…! Dalam kondisi ofline/tidak tersambung internet. Dengan cara itu saya yakin siswa akan menjadi lebih tertarik dengan pembelajaran yang kita lakukan. Interaksi aktif akan terjadi antara kita dengan siswa. Kita bisa menanyakan kepada siswa secara langsung, bahkan memberi perntanyaan yang bersifat infestigasi kepada seluruh siswa kita. Dari pengalaman yang sudah saya lakukan, siswa menjadi lebih terfokus pada materi. Dengan adanya media presentasi seperti LCD proyektor, maka konsentrasi siswa akan tertuju pada guru dan materi yang terpapar dalam layar. Selanjutnya kita lebih mudah dalam melakukan pengelolaan kelas. Selamat mencoba

%d blogger menyukai ini: