BELAJAR Sistem Informasi Geografi (1)


Salah satu kesulitan para guru mata pelajaran geografi SMU/MA dalam hal penguasaan materi pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa adalah materi tentang Sistem Informasi Geografi yang diajarkan pada siswa kelas XII semester I. Kalau kita bicara tentang sistem informasi secara umum maka yang ada dalam pikiran kita pertama kali adalah sistem yang menggunakan komputer sebagai media dalam berbagai tahapan pengerjaannya. Dan jika kita berbicara tantang Sistem Informasi Geografi maka secara logika pikiran kitapun juga akan mirip seperti pemikiran kita tentang sistem informasi. Berkaitan dengan komputer dalam hal ini penguasaan/kemampuan menggunakan, maka akan ada perbedaan yang signifikan antara guru geografi di wilayah satu dengan wilayah lainnya. Misalnya guru geografi di Jakarta dengan guru geografi di pelosok. Saya kira tidak hanya masalah pada penguasaan teknologi atau kemampuan menjalankan komputer semata, tetapi juga karena ketersediaan sarana prasarana yang ada. Dan saya kira sarana prasarana itulah yang justru lebih berperan, meskipun kadang ada juga orang yang tidak mau memanfaatkan sarana prasarana yang sudah ada di sekitarnya. Kembali ke permasalah inti, materi Sistem Informasi geografi (SIG) adalah materi pelajaran geografi yang berkaitan dengan teori dan praktek. Selama ini masih banyak guru geografi yang hanya menyampaikan materi tersebut 100% berupa teori saja. Masih jarang ada guru yang menyampaikan materi tersebut dalam bentuk praktek, atau minimal memperlihatkan kepada siswa secara visual tentang bagaimana hasil-hasil Sistem Informasi Geografi dibuat. Guru tidak menjelaskan dalam bentuk visual tentang bagaimana membuat peta yang berbasis komputer, dari proses input, pengolahan basis data, manipulasi data, sampai keluaranya (misal : output peta digital). Ketidakmampuan akan penguasaan praktek SIG tersebut bisa jadi akan sedikit mempengaruhi kepercayaan diri para guru geografi, sehingga banyak guru geografi bilang bahwa materi tentang SIG (Sistem Informasi Geografi) adalah materi pelajaran Geografi yang sulit. Pendapat tersebut saya kumpulkan dari sesama teman-teman guru geografi yang sering bertemu pada MGMP ataupun sekedar pertemuan biasa. Dari pendapat tersebut bisa disimpulkan dan saya jadikan sebuah pertanyaan seperti ini, “Jika gurunya bilang sulit, bagaimana dengan muridnya?”. Ini bukan sebuah pertanyaan retoris, dan saya yakin jawaban setiap orang tidaklah sama tetapi kemungkinan terbesar akan sama jika diartikan.

Berkaca pada masalah diatas, maka kita bisa memulai dari diri sendiri untuk mencoba menguasai dan lebih memahami tentang SIG (Sistem Informasi Geografi) tersebut, baik yang bersifat praktis maupun teoritis. Kita jangan hanya terkungkung dalam materi pelajaran. Tetapi cari literatur lain dari literatur lain, ada banyak literatur yang berupa buku SIG teoritis maupun praktis/tutorial yang dijual di toko-toko buka. Kalau bujet kita sedikit bisa kita cari literatur dari intenet. Saya ambil contoh link website yang bisa nada klik di bawah ini :

http://www.ilmukomputer.com/category/sistem-informasi-geografis/

Pada situs tersebut tedapat kurang lebih 10 materi Sistem Informasi Geografis (sampai dengan saya mempost tulisan ini) yang bisa anda download dengan cuma-cuma. Literatur yang terdapat pada situs ada yang berupa kajian teori maupun tutorial praktis. Saya yakin pemanfaatan literatur tersebut akan lebih membuka mata kita, menambah wawasan kita tentang SIG dan membuat kita akan semakin percaya diri sewaktu memberikan pembelajaran kepada siswa.

Tag:
%d blogger menyukai ini: