MEMBACA DAN MENAFSIRKAN PETA


Peta sebagai alat untuk menyampaikan informasi keruangan merupakan media yang sangat penting bagi para penggunanya, terutama bagi mereka yang bekerja di luar ruang. Bagi seorang pendaki gunung misalnya, peta merupakan media dapat digunakan sebagai media untuk pengenalan medan. Dalam kegiatan menggunakan peta untuk pengenalan medan, maka seorang pendaki gunung akan melakukan dua kegiatan yang berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yaitu kegiatan membaca dan menafsir peta. Pendaki tersebut jika hanya hanya membaca peta tanpa berusaha menafsirkan informasi yang berada di dalamnya maka peta tersebut tidak akan memberikan informasi seperti yang diharapkan.

Membaca dan menafsirkan peta pada hakekatnya mempelajari/menganli medan melalui berbagai simbol-simbol yang ada pada peta. Berdasarkan simbol-simbol yang telah di analisis maka akan diperoleh kesimpulan. Dari kesimpulan tersebut dapat diberikan penafsiran yang berhubungan dengan ubsur-unsur gografis lainnya.

Beberapa faktor yang dapat dibaca pada peta antara lain sebagai berikut :

1. Kenampakan pokok

Berbagai kenampakan pokok dalam peta dapat kita baca dan tafsirkan dari simbol-simbol yang terdapat pada peta. Kenampakan pokok pada peta mencakup kenampakan alam, sosial dan ekonomi. Berbagai kenampakan tersebut terwakili secara sederhana oleh simbol yang telah dibuat, misalnya :

  • Kota, puncak gunung, pelabuhan, bandara yang diwakili oleh simbol titik
  • Sungai, jalan, batas wilayah yang diwakili oleh simbol garis
  • Danau, waduk, lahan pertanian yang diwakli oleh simbol area

2. Jarak

Suatu kenampakan pokok pada peta dapat kita baca jaraknya dengan menggunakan informasi skala yang sudah terdapat pada peta. Beberapa hal yang dapat kita ketahui jaraknya misalnya :

a. Jarak lurus pada obyek antar titik.

Jarak lurus pada obyek antar titik pada peta dapat dapat kita hitung jarak lurusnya dengan menghubungkan kedua titik tersebut dengan garis khayal.

b. Jarak berkelok pada simbol garis

Jalan, batas dan sungai bukan merupakan garis yang lurus, sehingga untuk dapat dihitung jarak sebenarnya dapat dengan menggunakan benang .

3. Arah

Untuk menentukan arah di lapangan kita dapat menggunakan alat bantu misalnya orientasi pada peta dan kompas.

4. Lokasi

Lokasi suatu obyek pada peta dapat kita ketahui dengan beberapa cara antara lain :

  • Pararel Meridian
  • Jarak dan Jarak
  • Arah dan Jarak
  • Arah dan Arah

5. Ketinggian

Peta menyajikan informasi ketinggian yang dapat kita baca dan tafsirkan melalui titik-titi triangulasi, titik ketinggian dan garis kontur.

Tag:

One Comment to “MEMBACA DAN MENAFSIRKAN PETA”

  1. better….

%d blogger menyukai ini: