STUDI MERAPI 14


Merapi Sebelum dan Sesudah Letusan

http://www.inigis.com

===

Erupsi eksplosif Gunung Merapi terus terjadi hingga saat postingan ini dituliskan. Terakhir terjadi kemarin Rabu (3/11/2010) pukul 16.05, yang menghasilkan luncuran awan panas berskala lebih besar daripada letusan pertama, 26 Oktober lalu. Letusan diikuti perluasan radius bahaya dari yang semula 10 kilometer menjadi 15 km dari puncak Merapi.

gambar diambil dari kompas.com [AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA]

Gunung Merapi adalah gunung yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunung ini terletak di zona subduksi, dimana Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan di daerah tersebut berlangsung sejak 400.000 tahun lalu, dan sampai 10.000 tahun lalu jenis letusannya adalah efusif. Setelah itu, letusannya menjadi eksplosif, dengan lava kental yang menimbulkan kubah-kubah lava.

//

Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar antara lain di tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan besar pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Diperkirakan, letusan tersebut menyebabkan kerajaan Mataram Kuno harus berpindah ke Jawa Timur. Letusannya di tahun 1930 menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1400 orang.

Letusan pada November 1994 menyebabkan hembusan awan panas ke bawah hingga menjangkau beberapa desa dan memakan korban puluhan jiwa manusia. Letusan 19 Juli 1998 cukup besar namun mengarah ke atas sehingga tidak memakan korban jiwa. Catatan letusan terakhir gunung ini adalah pada tahun 2001-2003 berupa aktivitas tinggi yang berlangsung terus-menerus. [wikipedia]

Berikut adalah rekaman citra satelit IKONOS sebelum letusan Gunung Merapi 7 Juli 2008 dan setelah letusan pada 28 Oktober 2010 :

Before the erruption (7 Jul 2008)
After the erruption (28 Oct 2010)

 

//


//

Related Posts with Thumbnails

 

 

Anda tertarik dengan informasi lainnya tentang Rekaman Citra Satelit Sebelum dan Sesudah Letusan Gunung Merapi ?

 

 

 

 

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan update terbaru dari GIS Blog Indonesia

 
 

 

 

    Posting Terbaru GISiana.info 

    Over on the Sandpit blog, there is a post of a new add-in for ArcMap to explore imagery within a mosaic called Mosaic Image Finder For ArcMap. The add-in supports mosaics stored locally in a geodataba […] 

    GIS Tutorial for Humanitarian Assistance book provides the core skills necessary to realize the full potential of GIS in humanitarian assistance. It builds on recent experience of leading GIS practiti […]
    As more technology goes mobile, “where” has become one of the key pieces of context in daily life. And the answers to “where” increasingly are provided through geographic infor […] 

    ArcGIS 10 Service Pack has been released. ESRI recommends that all ArcGIS 10 customers download and install this Service Pack to ensure the highest quality experience when working with ArcGIS 10. Serv […]
    This book is about KML, the language used for creating custom presentations based on Google Earth maps and many other geographic data display programs. The book was written to be read sequentially, wi […]

     

    Blog ini tidak bertanggungjawab dengan materi iklan yang ada 

1 comment

Add your comment
<!–
|
trackback
–> 

%d blogger menyukai ini: