Perkembangan Lubang Ozon


MEMAHAMI PERKEMBANGAN LUBANG OZON

Oleh : Budi Setiyarso

Lubang Ozon

Lubang Ozon

Ozon adalah tabir surya alami bumi yang berfungsi melindungi kehidupan dari radiasi ultraviolet yang berlebihan. Menurut hasil penelitian, lapisan ozon bumi telah rusak oleh chlorofluorocarbon /CFC (bahan kimia yang digunakan untuk pendingin) dan aerosol dari spray kaleng yang berdampak menghancurkan molekul ozon.

Pada akhir 1980-an, pemerintah di seluruh dunia mulai memberi perhatian pada kehancuran lapisan ozon dengan menegosiasikan dalam Protokol Montreal, suatu perjanjian internasional untuk mengatur penggunaan bahan kimia perusak ozon. Perjanjian yang Indonesia juga turut mengesahkan itu menjadi dasar pelaksanaan tugas bagi para ilmuwan untuk menilai dan melaporkan secara teratur terhadap lapisan ozon, khususnya laporan tahunan lubang ozon di Antartika.

Pada bulan Januari 2011, Sekretariat Ozon dari United Nations Environment Programme (Lembaga Lingkungan Hidup PBB) merilis laporan terakhir dan mencatat bahwa protokol telah mampu melindungi lapisan ozon stratosfer dari peningkatan yang signifikan dan memberi manfaat bersama dengan mengurangi perubahan iklim.

Lubang Ozon dari Waktu ke Waktu

Lubang Ozon dari Waktu ke Waktu

Kalau mau gambar ukuran besar, klik ini ya!

Rangkaian gambar di atas menunjukkan lubang ozon Antartika pada saat deplesi maksimum dari empat tahun yang berbeda. Deplesi maksimum yaitu hari disaat lapisan ozon dalam keadaan saat tipis yang diukur dalam Dobson Unit (DU). Pengukuran dilakukan oleh NASA Total Ozone Mapping Spectrometer (TOMS) dari tahun 1979-2003 dan oleh Royal Institut Meteorologi Belanda (KNMI) Ozone Monitoring Instrument (OMI) dari tahun 2004 – sekarang. Ungu dan daerah biru gelap adalah bagian dari lubang ozon.

Pada tanggal 17 September 1979 (kiri atas), tahun pertama di mana ozon diukur oleh satelit, tingkat ozon berada di 194 DU. Pada tanggal 7 Oktober 1989 (kanan atas), tahun bahwa Protokol Montreal mulai berlaku, ozon turun menjadi 108 DU. Pada tanggal 9 Oktober 2006 (bawah kiri), ozon diukur 82 DU. Tanggal 1 Oktober 2010, nilai itu kembali naik ke 118 DU.

Nilai terendah (lubang terdalam) pernah tercatat adalah 73 DU pada tanggal 30 September 1994, sedangkan lubang terluas terjadi pada tanggal 29 September 2000, ketika lubang ozon-s membentang 29.900.000 kilometer persegi. Rekor ukuran rata-rata dari lubang ozon yang terbesar selama satu bulan adalah 7 September – 13 Oktober 2006, ketika lubang mencapai 26,2 juta kilometer persegi. Lubang ozon rata-rata pada 2010 adalah 22,2 juta kilometer persegi.

Pada tahun 2010 laporan penasihat ilmu pada Protokol Montreal menemukan bahwa:

  • Ozon global dan ozon di Kutub Utara dan Antartika tidak lagi menurun, tetapi belum dapat dikatakan meningkat.
  • Lapisan ozon di luar Kawasan Kutub diproyeksikan kembali pulih ke tingkat sebelum tahun 1980 hingga 1950. Pemulihan mungkin dipercepat oleh gas rumah kaca yang menyebabkan pendinginan pada lapisan stratosfer atas. (perlu diketahui ketika lapisan troposfer panas, maka lapisan stratosfer dingin)
  • Lubang ozon di atas Antartika diharapkan dapat pulih meskipun dalam jangka waktu yang lama.
  • Dampak lubang ozon Antartika terhadap iklim permukaan bumi menjadi tampak jelas terkait dalam suhu permukaan bumi dan perubahan pola angin.
  • Pada daerah bergaris lintang tengah, radiasi ultraviolet telah dapat dikatakan konstan selama dekade terakhir.

Kontroversi

Isu global warming dengan salah satu isu adalah lubang ozon memang telah menjadi isu yang hangat karena ada dua kepentingan yang bertentangan yaitu dari dunia akademis dan politik. Seperti dikutip dari buku berjudul “111 Konspirasi Menghebohkan Dunia” maka global warming termasuk isu yang disorot ke 36. Meskipun analisis yang dipakai oleh Jamie King, penulis buku itu banyak yang ngawur. Tapi paling tidak bisa dibuat referensi dari logika gathuk mathuk yang dia gunakan.

Menurut buku itu, isu global warming sengaja diciptakan yang disponsori PBB untuk memeratakan kekayaan dengan menghambat perkembangan industri di dunia barat, terutama Amerika. Isu itu untuk mendorong ekspansi pasar India, Brazil dan Cina. Ada juga isu illuminati yang melatar belakangi dibalik global warming itu yaitu kelompok iluminati menteror dengan cara mengacaukan kondisi ekonomi Amerika dan membuat Amerika menjadi rentan untuk disusupi. Sebuah rencana menciptakan Pemerintahan Dunia Tunggal berbasis fasis. Pihak lain berpendapat bahwa isu global warming sengaja digembor-gemborkan aktivis lingkungan dan ilmuwan untuk memperoleh pendanaan yang lebih banyak. Dasar penolakan isu global warming dari orang skeptis adalah global warming merupakan peristiwa naik turunnya suhu bumi secara alami dan pengaruh manusia terhadap kerusakan bumi terutama lapisan atmosfer belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. (mungkinkah saya termasuk orang skeptis ini?)

Analisis

Amatilah perubahan lubang ozon dari waktu ke waktu di atas, kemudian jawab pertanyaan di bawah ini :

1. Mungkinkah penggunaan CFC dan aerosol baru digunakan sekitar tahun 1979?

2. Apakah selama tahun 1979 hingga tahun 1989 CFC dan aerosol digunakan besar-besaran sehingga lubang ozon berkembang sebegitu dahsyatnya?

3. Apakah benar penggunaan CFC dan aerosol tahun 1979-1989 jauh lebih besar dari penggunaan CFC dan aerosol tahun 1989-2010? (Dampaknya kok njeglek ya?)

4. Apakah benar penggunaan CFC dan aerosol berkurang drastis hanya karena ada Protokol Montreal? Ingat siapa yang menggunakan CFC dan aerosol, rumah tangga atau perusahaan?

5. Apakah benar bumi mengalami peningkatan jumlah ozon pada tahun 2006-2010 (lubang ozon semakin menipis)? Sementara kalau kita mau jujur pada tahun belakangan ini, penggunaan CFC dan aerosol tetep tinggi atau bahkan semakin tinggi (terbukti semakin banyaknya pengguna alat semprot aerosol dan lemari es di lingkungan rumah tangga).

6. Kenapa lubang ozon mengalami kembang kempis dan luas serta kedalaman wilayah lubang berubah-ubah?

Aneh bukan?:-)

Referensi : NASA

Baca juga : Gosip Global Warming 1 dan Gosip Global Warming 2

Tag:

2 Komentar to “Perkembangan Lubang Ozon”

  1. visit our website at http://www.hajarabis.com

  2. terima kasih untuk informasi terbaru dari lapisan ozon kita.. semoga bermanfaaat selalu..
    salam kenal

%d blogger menyukai ini: