Tsunami Jepang 1


PREDIKSI ALIRAN GELOMBANG TSUNAMI JEPANG

Budi Setiyarso

Tsunami

Tsunami

Berita 1 : Gempa bumi berkekuatan 8,8 SR terjadi di lepas pantai di Jepang timur laut, Jumat (11/3/2011). Gempa tersebut menguncang bangunan-bangunan di Ibu Kota Tokyo, menyebabkan banyak orang terluka, serta setidaknya satu kebakaran dan memicu peringatan tsunami hingga ketinggian 10 meter (Kompas.com).

Berita 2 : Gempa berkekuatan 8,6 SR mengguncang Jepang. Gempa mengakibatkan tsunami dan diperkirakan menuju Indonesia Timur pada petang nanti (Metro TV)

Panik???

Jangan dulu, kita cek kebenaran berita di atas. Buka Google Earth aktifkan real time earth quake, maka akan tampil gambaran lokasi kejadian gempa beserta magnitudenya sebagai berikut ini :

Gempa Jepang

Gempa Jepang

Oh, my God. Ternyata menurut USGS gempa yang baru saja terjadi itu malahan berkekuatan 8,9 SR. Padahal kita tahu bahwa Skala Richter atau SR adalah bilangan logaritma (basis 10) dari amplitudo maksimum, yang diukur dalam satuan mikrometer hasil rekaman gempa oleh instrumen pengukur gempa (seismometer) Wood-Anderson, pada jarak 100 km dari pusat gempanya. Maksudnya, misalnya kita mempunyai rekaman gempa bumi (seismogram) dari seismometer yang terpasang sejauh 100 km dari pusat gempanya, amplitudo maksimumnya sebesar 1 mm, maka kekuatan gempa tersebut adalah log (10 pangkat 3 mikrometer) sama dengan 3,0 skala Richter.

Sebagai perbandingan awal, kita lihat dulu prediksi kerusakannya sebagai berikut :

Perkiraan Kerusakan

Perkiraan Kerusakan

Jabang bayi, ternyata dapat menyebabkan kerusakan serius hingga dalam area ratusan mil.

Bagaimana dengan nasib Indonesia?

Sebentar, sebelumnya kita cek dulu sejarah tsunami, apakah ada tsunami yang tercatat dimana magnitude gempanya lebih besar dari 8,9 SR. Buat pembanding aja.

Oh, ternyata ada tsunami yang magnitudenya lebih besar yaitu tsunami Aceh yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 yang disebabkan gempa bumi tektonik berkekuatan 9,2 Skala Richter. Besarnya kekuatan energi akibat gempa menyebabkan tinggi gelombang tsunami mencapai 30 meter dan menerjang serta menyapu daratan hingga sejauh ratusan meter.

Kesimpulannya sementara : tidak mungkin lebih besar dari tsunami Aceh.

Kalau kejadian tsunami terbesar di Jepang?

Gempa bumi yang menjadi penyebab terjadinya tsunami terbesar di Jepang dan memporakporandakan pantai Timur Jepang terjadi pada tanggal 15 Juni 1896. Gelombang tsunami ini mencapai ketinggian 30 meter dan menewaskan tak kurang dari 27 ribu orang. Gelombang setinggi 30 meter muncul sesaat setelah terjadi gempa di Jepang. Seluruh pantai timur disapu tsunami.

Oh, ternyata ketinggian tsunami terbesar di Jepang saat itu adalah 30 meter. Dan menurut kompas, tsunami yang baru saja terjadi cuma 10 meter, berarti coro bodon, hanya sepertiganya saja ya?

Bagaimana rekontruksi perambatan gelombangnya hingga ke Indonesia?

Rekontruksi yang sesuai adalah tsunami yang terjadi pada tahun 1968, karena lokasi kejadian hampir mirip. Tsunami ini berkuatan 8,2 SR. Jadi kemungkinan rambatannya lebih besar dan lebih cepat dari rekontruksi ini :

Tsunami 1968

Tsunami 1968

Analisis :

– Indonesia berada di wilayah zone kuning

– Merambat sampai Indonesia sekitar 4 – 5 jam setelah kejadian

One Comment to “Tsunami Jepang 1”

  1. Subhanalloh, slh satu contoh gejala alam akibat tenaga tektonisme yg dahsyat, trims pa Andi jg pa Budi sebuah penjelasan yg sangat baik , trims.

%d blogger menyukai ini: