Posts tagged ‘Biosfer’

28 Februari, 2019

Variasi Soal Menjodohkan 03

Kuis Berkelompok Mengerjakan Soal Menjodohkan Dengan Lem dan Gunting

oleh = Andi Hidayat

= – = – =

Pada dua postingan terdahulu saya memposting contoh-contoh file soal menjodohkan dengan jawaban tunggal (single answer) pada Variasi Soal Menjodohkan 01 dan soal menjodohkan dengan jawaban jamak (multiple answer) pada Variasi Soal Menjodohkan 02. Pada postingan kali ini saya akan melampirkan file soal menjodohkan dengan format yang berbeda dari postingan pertama dan kedua. Seperti apa perbedaan formatnya? Bisa anda lihat pada gambar berikut.

Berbeda dengan model soal menjodohkan yang memiliki kolom yang berisi pertanyaan/soal dan kolom yang berisi jawaban, maka soal menjodohkan pada gambar di atas jawaban saya taruh di bawah tabel soal/pertanyaan.

Lantas bagaimana siswa dalam mengerjakan soal tersebut? Bagaimana siswa menghubungkan soal/pertanyaan ke jawaban dengan membuat garis? Bagaimana pula siswa dapat menuliskan huruf option jawaban padahal pada daftar jawaban tidak ada option hurufnya.

Pada model soal menjodohkan kali ini siswa tidak menghubungkan soal/pertanyaan dan jawaban dengan garis atau memasukkan huruf option jawaban, tetapi menggunting jawaban yang ada di bagian bawah tabel dan menempelkannya menggunakan lem pada kolom kosong yang tersedia.

Sepertinya terlihat merepotkan dan memakan waktu yang lama. Membaca soal, mencari jawabannya, menggunting jawaban, mengelem lalu menempelkan pada kolom kosong yang tersedia. Untuk efisiensi waktu maka pada pelaksanaannya menggunakan model pembelajaran dengan Kuis Berkelompok

read more »

28 November, 2018

Karya Siswa – Kontur 3D Sederhana

Membuat morfologi permukaan bumi sederhana dengan memanfaatkan kardus bekas

=====

Dalam usaha menjaga agar kualitas lingkungan tetap terjaga, penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) yang berarti mengurangi, memakai ulang dan mendaur ulang barang-barang bekas menjadi solusi yang bagus dan tak terbantahkan. Dari konsep 3R tersebut adalah konsep Reuse atau yang berarti memakai ulang telah memberikan ide dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran.

Barang bekas yang menimbulkan konsep Reuse muncul adalah kertas kardus. Di rumah saya banyak kardus yang selalu bertambah banyak dan menggunung. Kertas kardus ini hampir setiap hari dibawa istri sehabis menunggui kios sepatu/sandal milik kami di pasar dekat rumah.

Saat kardus ini bertambah banyak dan mulai memenuhi rumah belakang biasanya saya jual kepada pembeli barang bekas. Pada satu waktu saya berpikir bagaimana jika kardus bekas ini selain dijual juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar siswa-siswi saya di madrasah. Setelah berpikir beberapa waktu akhirnya saya menemukan ide bagaimana memanfaatkan kardus bekas ini untuk kegiatan belajar, yaitu dengan membuat peta kontur 3D suatu permukaan bumi. Jika selama ini siswa secara tekstual mengenal peta kontur dari gambar di buku atau secara kontekstual saya ajak ke tegalan di perbukitan seribu yang memiliki terasering, maka untuk materi peta saya memberi tugas kepada siswa untuk membuat peta kontur dalam bentuk 3D dengan menggunakan kardus bekas yang saya bawa dari rumah.

read more »

19 November, 2018

Karya Siswa – Video Hutan Edukasi Wanagama

HUTAN EDUKASI WANAGAMA

Gunungkidul merupakan bagian dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terletak di bagian timur. Dari arah Jogja kita tinggal mengikuti jalur jalan Yogyakarta – Wonosari sejauh kurang lebih 40 km ke arah tenggara dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dalam kondisi lalulintas normal.

Kurang lebih 8 km sebelum mencapai Wonosari tepatnya di perempatan Gading (dari arah Yogyakarta sebelum lapangan udara Gading) terdapat papan penunjuk lokasi wisata hutan, yaitu Hutan Edukasi Wanagama.

Jalan masuk menuju kawasan hutan wanagama

Salah satu kelompok siswa yang mendapat tugas untuk membuat video tentang tempat-tempat wisata di wilayah kabupaten Gunungkidul memilih kawasan Hutan Edukasi Wanagama sebagai tema tugas mereka.

Pada video tersebut mereka bercerita tentang keindahan hutan wanagama, keanekaragaman flora dan fauna yang terdapat di hutan tersebut. Dengan perpaduan musik, pengisi suara dan pengambilan gambar yang bagus membuat video karya mereka ini menarik untuk ditonton sampai selesai.

Wanagama sendiri adalah kawasan hutan yang terdapat di Desa Banaran Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul. Hutan ini merupakan hutan “ciptaan” manusia. Ya, sebelum hutan ini lebat berdiri sebenarnya kawasan ini dahulunya adalah kawasan yang tandus dan kering akibat penebangan liar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Seperti wilayah Gunungkidul di bagian tengah dan selatan pada umumnya, wilayah di desa Banaran ini kering dan tandus pada musim kemarau.

read more »

6 November, 2018

Teka – Teki Silang Geografi

Reading Guide dengan Teka-Teki Silang

Oleh : Andi Hidayat

—–

Membaca merupakan langkah awal dari suatu kegiatan literasi jika seseorang ingin meningkatkan kualitas dirinya. Dengan membaca seseorang akan dapat mengetahui info-info terbaru, pengetahuan – pengetahuan yang baru dan mungkin pulau teori-teori yang baru dalam bidang keilmuan yang dia kuasai atau aneka hobi yang dia sukai.

Mulai tahun pelajaran 2017 – 2018 yang telah lalu, pada setiap hari kerja di madrasah saya selalu berusaha menyempatkan diri masuk ke ruang perpustkaan madrasah barang 10 – 15 menit untuk melakukan kegiatan literasi. Kegiatan literasi ini saya lakukan untuk menumbuhkan kembali minat baca saya yang tergolong menurun dalam beberapa tahun terakhir. Minat baca yang saya maksudkan di sini adalah minat baca untuk bidang-bidang yang tidak ada kaitannya dengan mata pelajaran Geografi yang saya berikan ke siswa dan yang tidak berkaitan dengan hobi. Untuk literasi mapel Geografi tentu saja selalu saya usahakan untuk selalu membaca materi-materi yang ada dan berusaha mengikuti perkembangan yang informasi terbaru, sedangkan membaca berdasarkan hobi/kesukaan juga rutin saya lakukan seperti membaca perkembangan musik dan olahraga terutama sepakbola.

Membaca adalah bagian dari literasi

Pada awal pembiasaan literasi ini ternyata cukup banyak hambatan yang saya alami, mulai dari beban jam mengajar  yang padat sampai penyakit umum yang menghinggapi banyak orang untuk membaca yaitu “memeng” alias “malas“. Tetapi setelah pembiasaan ini saya paksakan mulai berjalan maka pelan tapi pasti minat baca saya mulai tumbuh.

Seiring dengan mulai muncul lagi kebiasaan membaca yang saya lakukan ini, program pemerintah melalui kementerian Pendidikan juga mulai menggalakkan kembali program literasi sekolah/madrasah. Kegiatan literasi ini bukan cuma meningkatkan kemampuan dan minat membaca saja, tetapi juga peningkatan kemampuan pada aspek yang lain seperti peningkatan kemampuan menulis, berhitung, berbicara, dan memecahkan suatu masalah sesuai dengan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

read more »

19 Oktober, 2018

Bermain Ular Tangga Geografi

Test Lisan Sambil Bermain Ular Tangga

Oleh : Andi Hidayat

— — —

Penilaian merupakan bagian penting dalam kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa dalam menguasai suatu materi pelajaran.
Dalam panduan penilaian Kurikulum 2013 Revisi disebutkan bahwa penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian pada aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap siswa.
Penilaian pengetahuan dapat dilakukan melalui test tertulis, test lisan dan penugasan. Dari pengalaman yang saya peroleh saat melakukan penilaian pengetahuan ini, penilaian melalui test lisan adalah test yang menurut siswa paling menegangkan dibandingkan dengan test tertulis apalagi penugasan.  Menjawab pertanyaan lisan secara langsung dihadapan guru membuat banyak siswa yang merasa kesulitan  dalam menyampaikan jawaban. Kadang kala kesulitan ini lebih karena kemampuan siswa mengungkapkan jawaban lewat tulisan lebih dominan dibanding kemampuan mereka meramu kata lewat berbicara, sehingga banyak diantara mereka menjadi “kagok” saat harus berbicara.
Test lisan yang kadang menjadi “momok” bagi beberapa siswa ini cukup membuat saya menjadi harus memutar otak, berpikir bagaimana caranya agar siswa-siswa saya tidak terbebani saat ada test lisan.

Ide kemudian muncul saat melihat anak saya bermain dengan saudara dan anak-anak tetangga. Saat itu mereka saya lihat memainkan sebuah permainan yang tak asing bagi saya. Sebuah permainan yang juga sering saya mainkan dengan teman-teman di waktu masih kecil dulu. Permainan itu adalah Ular Tangga.

read more »

4 Agustus, 2009

PELESTARIAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA

Indonesia memiliki banyak kawasan yang dilindungi dalam bentuk suaka alam. Kawasan suaka alam diatur dalam Undang-Undang No. 5 tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan pokok kehutanan. Undang-undang tersebut menyatakan bahwa hutan suaka alam mencakup kawasan huitan yang  karena sifatnya yang khas diperuntukkan secara khusus bagi perlindungan alam hayati dan manfaat-manfaat lainnya. Kawasan tersebut terdiri atas Cagar Alam dan Suaka Marga Satwa.

Cagar Alam adalah kawasan yang ditetapkan sebagai tempat untuk melindungi tumbuhan dan lingkungannya agar dapat tumbuh secara alami.

Suaka Marga Satwa adalah kawasan yang ditetapkan sebagai tempat untuk melindungi dan melestarikan berbagai jenis hewan agar terhindar dari kepunahan.

Peta Persebaran Taman Nasional di Indonesia

Peta Persebaran Taman Nasional di Indonesia

Persebaran Kawasan suaka alam yang dilindungi di indonesia :

read more »