Posts tagged ‘gurugeografi’

7 Februari, 2019

Make A Match Geografi 01

Mencari Pasangan Kartu Soal dan Kartu Jawaban

===

Beberapa waktu lalu pada jam istirahat ketika sedang duduk-duduk bersantai di luar kelas ada beberapa siswa yang mendatangi saya. Awalnya hanyalah pembicaraan biasa, lebih tepatnya ngobrol dan bercanda. Sampai akhirnya salah satu dari siswa tersebut ada yang bercerita bahwa pada waktu dia masih menjadi siswa di MTs dulu ada salah satu gurunya pada saat mengajar di kelas sering mengajak siswa-siswanya belajar dengan menggunakan media kartu. Saya tertarik mendengar ceritanya sehingga saya memintanya untuk menceritakan detil bagaimana penggunaan media kartu tersebut dalam kegiatan pembelajaran yang pernah diterapkan gurunya di MTs dulu. Dengan penuh semangat dia bercerita pada saat pembelajaran itu setiap siswa diberikan 1 kartu. Kartu yang diterima dapat berupa gambar atau teks, atau berupa kartu soal dan kartu jawaban. Setiap siswa yang mendapatkan kartu kemudian oleh gurunya diminta untuk mencari pasangan yang sesuai dengan kartu yang diperolehnya. Siswa yang memperoleh kartu soal (teks/tulisan) agar mencari pasangannya yang membawa kartu jawaban (gambar). Pada saat mencari pasangan antara soal dan jawaban itu dia bercerita bagaimana keseruan yang dialami di kelas. Dari ceritanya yang penuh semangat itu saya menduga sepertinya model pembelajaran yang digunakan gurunya di MTs dulu adalah Make A Match.

Model Make A Match (membuat pasangan) merupakan salah satu jenis dari metode dalam pembelajaran kooperatif. Model ini dikembangkan oleh Lorna Curran (1994). Salah satu cara keunggulan model ini adalah peserta didik mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik, dalam suasana yang menyenangkan. Model ini memberikan kesempatan bagi siswa agar dapat bekerjasama dengan oranglain. Make A Match dapat dapat diterapkan di semua mata pelajaran dan dan semua tingkatan usia peserta didik.

Model Make A Match ini sebenarnya sudah pernah saya terapkan beberapa tahun lalu saat masih mengajar di kelas X. Beberapa file kartu soal dan kartu jawaban yang saya buat bisa diunduh di link berikut ini :

read more »

31 Desember, 2018

Tebak Kata Geografi 02

Modifikasi Kuis Siapa Aku Dengan Membuat Pertanyaan Dalam Bentuk Sandi

oleh = Andi Hidayat

= – = – =

Pada waktu mengikuti kegiatan pramuka ada salah satu materi kepramukaan yang pasti akan kita dapatkan, yaitu materi sandi. Memahami sandi dalam kegiatan kepramukaan sudah tentu harus dipahami dan juga dipraktekkan. Kegiatan jurit malam yang biasa diadakan dalam kemah kepramukaan yang begitu menyenangkan dan menegangkan dapat menjadi tolok ukur keberhasilan kita dalam memahami sandi-sandi dalam kegiatan pramuka. Praktik mencari jejak dengan membaca sandi-sandi yang ditinggalkan oleh kakak senior menjadi bahan penerapan dalam menguasai sandi tersebut.

Ada berbagai jenis sandi dalam kegiatan pramuka sebagaimana pada gambar di atas, dimulai dari sandi morse, sandi rumput, sandi ranting, sandi angka, sandi jam hingga semaphore yang mungkin pernah kita pelajari. Beraneka macam sandi tersebut tidak hanya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda dalam penguasaannya, tetapi juga memiliki tingkat keasyikan dalam mencoba memahaminya.

Penggunaan sandi dalam kegiatan mencari jejak saat jurit malam ini jika kita pahami membuat peserta pramuka jadi mudah fokus dalam usahanya memecahkan petunjuk/pertanyaan yang ada.

read more »

30 Desember, 2018

Karya Siswa – Teori Inti Ganda

Membuat Maket Pola Keruangan Kota Menurut Teori Inti Ganda (Haris & Ullman)

Oleh = Andi Hidayat
===

Setelah beberapa waktu lalu saya memposting karya siswa tentang Teori Konsentris dan Teori Sektoral, berikut ini saya posting kembali karya siswa saya yang lain. Masih berkaitan dengan tema Teori Keruangan Kota, karya siswa kali ini adalah maket tentang pola keruangan kota berdasarkan teori Inti Ganda menurut Haris & Ullman.

Ada 4 kelompok yang membuat maket teori inti ganda ini. Bahan-bahan untuk membuat maket sekali lagi tetap saya anjurkan menggunakan barang-barang bekas sebagai bentuk penerapan prinsip reuse dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Model teori Inti Ganda menurut Haris & Ullman ini tergolong rumit dalam membuat maketnya, beberapa siswa sempat kebingungan dan bertanya mengenai tata ruangnya yang berbeda dibanding dengan 2 teori sebelumnya.

read more »

25 Desember, 2018

Karya Siswa – Teori Sektoral

Membuat Maket Pola Keruangan Kota Menurut Teori Sektoral (Hommer Hoyt)

Oleh = Andi Hidayat

=-=-=

Sebelum posting karya siswa tentang pola keruangan menurut teori Sektoral ini lebih dulu saya memposting karya siswa yang membuat maket pola keruangan kota yang mendasarkan pada konsep teori konsentris menurut Ernest W Burgess. Pada karya berikut ini ada tiga kelompok yang saya beri tugas untuk membuat pola keruangan kota yang mendasarkan pada teori Sektoral menurut Hommer hoyt. Kelompok yang mendapat jatah teori sektoral ini saya minta menggunakan foto dari Pearson Prentice Hall yang ada gambar-gambar bangunan pada setiap sektor, sama seperti kelompok sebelumnya.

Bahan yang digunakan untuk membuat maket tersebut saya anjurkan dari barang-barang bekas agar konsep reuse bisa mereka terapkan. Proses pembuatan maket tersebut bisa dilihat di video yang saya unggah berikut ini.

Proses pembuatan dan penyelesaian maket tersebut mereka kerjakan setelah jam pelajaran selesai.

read more »

17 Desember, 2018

Karya Siswa – Teory Konsentris

Membuat maket pola keruangan kota menurut Teori Konsentris (Ernest W Burgess)

===

Mata Pelajaran Geografi kelas XII SMA/MA kurikulum 2013 Revisi, materi tentang Interaksi Keruangan Desa dan Kota yang pada K-13 sebelum revisi ada di semester genap sekarang beralih di semester ganjil. Pada subbab Pola Keruangan Kota terdapat bahasan tentang teori keruangan kota. Pada bahasan teori keruangan kota materi yang terdapat di hampir semua buku pelajaran umumnya adalah 3 (tiga) teori yaitu teori Konsentris, teori Sektoral dan teori Inti Ganda. Menyampaikan materi yang berkaitan dengan tata ruang/pola keruangan ke siswa sudah barang tentu guru akan menyajikan gambar atau sketsa untuk mempermudah penyampaian dan pemahaman siswa. Hal tersebut juga berlaku pada saya. Setiap menyampaikan materi teori keruangan kota pasti akan selalu menampilkan gambar tentang teori tersebut. Pada suatu waktu saya sempat jenuh dengan gambar teori keruangan kota yang itu-itu saja. Hampir di semua buku pelajaran kelas XII sejak era KTSP hingga sekarang gambarnya mirip-mirip hanya sedikit pengubahan di warna atau ketebalan garis pembatas zona keruangannya.

Sampai akhirnya saya browsing-browsing di internet dan menemukan gambar teori-teori keruangan kota yang diterbitkan oleh Pearson Prentice Hall, ada penampilan yang berbeda dibanding dengan gambar teori di buku-buku pelajaran yang saya miliki. Di gambar tersebut setiap zona yang ada dipenuhi dengan bangunan/rumah yang bentuk dan ukurannya bervariasi menyesuaikan dengan kriterian zona itu sendiri. Sepintas seperti sebuah maket, dan saat berpikir tentang gambar yang berbentuk seperti maket itu ada pikiran terlintas bagaimana jika siswa saya beri tugas untuk membuat maket tentang pola keruangan kota dengan mencontoh gambar itu. Sambil dalam hati berkata, “Ini bisa digunakan untuk menilai aspek ketrampilan/psikomotor siswa dan mereka bisa belajar melalui ranah/tingkatan application/terapan”.

read more »

1 Desember, 2018

Wordsquare Geografi 2

Menggunakan aplikasi online wordsearch untuk media pembelajaran Geografi

Oleh : Andi Hidayat

Beberapa hari yang lalu saya memposting metode pembelajaran dengan menggunakan model wordsquare. Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan wordsquare pada intinya adalah mencari kata atau istilah yang merupakan jawaban dari pertanyaan. Wordsquare ini mirip dengan TTS, hanya saja jawaban sebenarnya sudah ada dan harus dicari pada kotak-kotak kata yang sudah disediakan. Penggunaan lembar soal wordsquare akan melatih kemampuan siswa untuk lebih teliti dalam mengerjakan soal, melatih mata lebih awas, melatih siswa dalam merekonstruksi kata dari mengamati huruf yang diejanya.

Contoh lembar soal wordsquare yang saya unggah di postingan itu merupakan soal buatan secara manual dengan menggunakan aplikasi Microsoft Word. Pembuatan soal dengan Word itu cukup lama juga dalam menuliskannya, terutama saat mengisikan huruf-huruf, kata-kata kunci jawaban maupun kata-kata pengecohnya. Banyaknya huruf dan kata yang harus dituliskan maka faktor human error-pun kadang muncul juga, seperti kurangnya huruf dalam kata yang ditulis. Sekiranya huruf yang kurang ada pada kata-kata pengecoh mungkin tidak menjadi masalah, tetapi jika yang kurang adalah huruf pada kata kunci jawaban maka itu bisa membuat siswa menjadi kesulitan untuk menjawab.

read more »