Membuat Media Pembelajaran

Media sebagai alat pendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar merupakan kebutuhan yang bersifat “wajib” bagi guru.  Dengan media pembelajaran yang ada maka akan dapat meringankan kerja guru dalam mendemonstrasikan ilmu/pengetahuannya di hadapan para perserta didik.

Ada banyak jenis media pembelajaran yang bisa digunakan oleh para guru, salah satu media yang cukup baik digunakan adalah media presentasi berbasis komputer menggunakan software presentasi Microsoft Powerpoint.  Dengan media presentasi powerpoint kita dapat mengapresiasikan ide kita dengan lebih jelas kepada peserta didik.

Membuat media pembelajaran dengan software presentasi Microsoft Powerpoint tidaklah sulit, jika ingin membuat format jadi tinggal isi kita dapat menggunakan fasilitas wizardnya. Banyak buku-buku panduan yang bisa anda dapatkan di toko-toko buku maupun di situs-situs. Pada bagian bawah ini juga saya lampirkan tutorial membuat media pembelajaran berbasis Microsoft Powerpoint 2003. Meskipun saat ini Microsoft Powerpoint sudah mencapai versi 2007, tetapi versi2003 saya yakin masih banyak digunakan. Tutorial ini bersifat singkat (6 halaman) jadi anda tidak perlu waktu yang lama untuk membaca dan mencobanya. Semoga bermanfaat, saya kritik dan sarannya.

membuat-media-pembelajaran1

Pengamatan Stereoskopis

Pengamatan Stereoskopis

Adalah suatu kegiatan interpretasi citra/ foto udara dengan menggunakan alat bantu yang bernama stereoskop. Pada kegiatan pengamatan ini stereoskop berfungsi untuk menampilkan gambar 3 dimensi.

Gambar 3 dimesi dari citra yang diinterpretasi akan memudahkan pengamatan. Bidang 3 dimensi menunjukkan obyek yang mempunyai unsur ukuran lebar, panjang dan tinggi. Bidang 3 dimensi memungkinkan dilakukan pengamatan terhadap beda tinggi dan kemiringan lereng suatu obyek.

Pengamatan Stereoskopis Baca selebihnya »

Penanganan Data Interpretasi Citra

Penanganan Data Interpretasi Citra (data handling) :

Cara yang digunakan untuk mengelola hasil interpretasi penginderaan jauh. Data hasil interpretasi penginderaan jauh dapat berupa :

  1. Potongan-potongan citra yang diinterpretasi
  2. Kertas/plastik transparansi yang digunakan untuk interpretasi

Tujuan dari penanganan data interpretasi citra adalah untuk memelihara citra atau plastik transparansi agar tidak tergores atau bahkan mengalami kerusakan sehingga menyebabkan citra tersebut tidak dapat digunakan lagi untuk kegiatan interpretasi.

Cara penanganan data (data handling) interpretasi citra misalnya :

1. Menyusun citra tiap satuan perekaman atau pemotretan secara numerik dan menghadap ke atas

Penanganan Data 1 Baca selebihnya »

Kunci Interpretasi

Kunci interpretasi citra pada umunya dapat berupa potongan citra yang telah diinterpretasi, diyakinkan kebenarannya, dan diberi keterangan sebelumnya. Keterangan pada kunci interpretasi ini dapat berupa :

  • Jenis obyek yang digambarkan
  • Unsur interpretasi yang digunakan
  • Keterangan tentang citra meliputi jenis, skala, waktu pemotretan dan lokasi daerahnya

Kunci interpetasi citra dimaksudkan sebagai pedoman dalam melaksanakan interpretasi citra.

Atas dasar ruang lingkupnya kunci interpretasi terdiri dari :

1. Kunci Individual (item key)

Adalah kunci interpretasi citra yang digunakan untuk obyek individual. Misalnya rumah.

Kunci Individu

Kunci Individu

Baca selebihnya »

Data Acuan Pada Interpretasi Citra

Citra menyajikan gambaran yang lengkap miri dengan wujud dan letak sebenarnya. Akan tetapi dalam melakukan interpretasi suatu obyek/fenomena / gejala pada citra masih diperlukan data lain yang lebih meyakinkan hasil interpretasi. Data yang diperoleh selain dari kegiatan interpretasi ini disebut dengan data acuan. Data acuan pada kegiatan interpretasi citra digunakan untuk membantu proses interpretasi, analisis dan verifikasi hasilnya.

Data Acuan

Data Acuan

Baca selebihnya »