30 Juni, 2020

Sitemap

Peta Situs Blog Guru Geografi

= – = – =

Selamat Datang di Blog Guru Geografi MAN 1 Gunungkidul. Untuk memudahkan anda dalam menjelajahi isi blog ini, berikut saya lampirkan Link Halaman untuk memudahkan akses :

Daftar Isi Blog
Guru Geografi Berbagi
Karya Saya
Karya Siswa
Kumpulan Soal

  1. Kumpulan Soal Google Form
  2. Kumpulan Soal Test CPNS
  3. Kumpulan Soal Try Out Ujian Nasional
  4. Kumpulan Soal Ujian Nasional

Materi Pembelajaran

  1. Buku Sekolah Elektronik (BSE) Kelas X (KTSP)
  2. Buku Sekolah Elektronik (BSE) Kelas XI (KTSP)
  3. Buku Sekolah Elektronik (BSE) Kelas XI (KTSP)
  4. Lembar Kerja Siswa – (LKS/LKPD)
  5. Materi Presentasi
  6. Modul Pembelajaran

Materi Seminar
Perangkat Pembelajaran

  1. Pedoman Pembelajaran
  2. Perangkat Administrasi Guru Kurikulum 2013
  3. Perangkat Administrasi Guru Merdeka Belajar

Video Pembelajaran Blog Guru Geografi on Youtube

= – = – =

Terimakasih atas kunjungannya.

Mohon kritik dan sarannya

Selamat belajar. Semoga bermanfaat.

28 Oktober, 2020

Guru Geografi Berbagi 09

Learning By Doing

Oleh : Fitri Sari, S.Pd.

Guru Geografi SMAN 6 Tanjungpinang Kepulauan Rian

= – = – =

Konsep pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan peserta didik mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Salah satu yang berubah adalah konsep tentang peran guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Jika dahulu paradigma yang sering muncul tentang kegiatan pembelajaran bahwa pada saat guru mengajar maka terjadi proses transfer of knowledge. Guru menyampaikan materi pelajaran dengan metode ceramah, siswa mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan guru. Kegiatan pembelajaran ini sering disebut dengan pembelajaran yang bersifat teacher centered atau pembelajaran yang berpusat pada guru.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan terhadap peningkatan kualitas peserta didik maka peran guru pada saat ini tidak lagi hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran lalu pulang. Lebih dari itu diharapkan guru mampu mendampingi peserta didik dalam belajar dan berkreasi selama kegiatan pembelajaran. Guru pada masa sekarang lebih ditekankan sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran. Guru tidak menyampaikan materi pelajaran secara detail dan memfasilitasi peserta didik untuk dapat menguasai lebih lanjut dengan memanfaatkan berbagai teknik, metode dan media yang digunakan guru.

Bisa karena mendengar, bisa karena melihat, bisa karena mendengar, bisa karena berlatih atau mempraktekkan.  Konsep bisa karena berlatih atau mempraktekkan ini mungkin yang menjadi pilihan ibu Fitri Sari, guru Geografi di SMAN 6 Tanjungpinang Kepulauan Riau dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelasnya. Konsep tersebut menurut beliau sama dengan konsep Learning By Doing atau “belajar dengan melakukan”.

Kegiatan pembelajaran seperti ini sering disebut dengan kegiatan pembelajaran yang bersifat student centered, yaitu kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Peserta didik memahami materi, mengidentifikasi permasalahan, memecahkan masalah dan memberikan solusi suatu permasalahan secara langsung dan mandiri. Guru selaku fasilitator menyediakan berbagai kebutuhan peserta didik dalam melakukan kegiatan belajaranya.

Baca lebih lanjut

25 Oktober, 2020

Guru Geografi Berbagi 08

Membuat Komik sebagai Media Pembelajaran dalam Mata Pelajaran Geografi Kelas XII di Masa Pembelajaran Jarak Jauh

Oleh : Yulia Enshanty, S.Pd

Guru Geografi SMAN 1 Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

= – = – =

 

Masa pandemi corona belum usai, jumlah kasus positif masih menunjukkan peningkatan, sehingga pembelajaran semester ganjil tahun ajaran 2020/2021, sekolah masih diberlakukan pembejaran jarak jauh (PJJ). Kegiatan belajar mengajar belum bisa dilakukan dengan tatap muka di sekolah. Kegiatan pembelaran secara daring menjadi solusi agar siswa tetap dapat belajar. Banyak kendala yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran daring. Selain keterbatasan kuota, kendala sinyal, rasa jenuh juga seringkali menjadi salah satu hal penghambat kegiatan PJJ.
Pada masa PJJ seperti sekarang ini, guru dituntut untuk bisa kreatif dalam menyajikan materi. Banyak media yang bisa dipilih dan dipergunakan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran. Penggunaan video pembelajaran menjadi salah satu primadona dalam penyampaian materi, seelain file dalam bentuk PPT atau word. Akan tetapi ada kalanya siswa juga merasa jenuh jika setiap hari mereka disuguhi materi dampak bentuk video, PPt atau word.


Karena itulah sebagai guru, harus bisa melakukan variasi dalam penyampaian materi, penggunaan hal-hal baru dibutuhkan agar siswa tidak merasa jenuh dalam belajar.
Sebagai upaya melakukan variasi media pembelajaran, dalam pembelajaran geografi kelas XII, saya mencoba membuat media pembelajaran berupa komik. Pembuatan komik ini menggunakan aplikasi makebeliefscomix. Aplikasi komik ini menyediakan berbagai macam karakter tokoh yang bisa dipakai oleh pengguna. Setiap karakter memiliki empat ekspresi berbeda. Selain itu, kita dapat memilih dari 25 karakter untuk mengisi strip komik dua, tiga, atau empat panel untuk membuat komik sederhana.

Baca lebih lanjut

23 Oktober, 2020

Guru Geografi Berbagi 07

Mendesain Kelas Alam Sebagai Ruang Belajar

Risnani, M.Pd.

Guru Geografi SMAN 1 Torjun Sampang

= – = – =

Geografi merupakan ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan gejala geosfer yang terjadi di permukaan bumi. Geosfer merupakan lapisan alam yang terdiri atas lithosfer (lapisan batuan), atmosfer (lapisan udara), hidrosfer (lapisan perairan), biosfer (lapisan kehidupan flora dan fauna) serta antroposfer (lapisan kehidupan manusia).
Atmosfer, hidrosfer dan lithosfer merupakan lapisan bumi yang bersifat fisik dan merupakan benda mati (abiotik) pembentuk lingkungan alam, sedangkan biosfer dan antroposfer adalah lapisan bumi yang merupakan makhluk hidup.
Berbagai gejala atau fenomena yang terjadi pada lapisan atmosfer, hidrosfer dan lithosfer dapat dengan mudah ditemukan dan dipelajari secara langsung, begitu pula dengan fenomena persebaran flora dan fauna. Aktivitas manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan alam maupun lingkungan sosial juga banyak terjadi secara langsung di alam sehingga untuk mempelajarinya akan lebih mudah dipahami jika melakukan observasi secara langsung di lapangan.

Menurut ibu Risnani, guru Geografi yang mengajar di SMAN 1 Trojun Sampang Pulau Madura, mengatakan bahwa alam adalah guru terbaik bagi siswa. Beliau berpendapat bahwa alam menyuguhkan kenyataan pemandangan yang tidak terbatas, kesegaran udara, kenyamanan suasana sehingga alam dapat menjadi kelas yang istimewa bagi siswa dalam belajar geografi. Dari berbagai faktor yang telah disebutkan di atas menjadi salah satu sebab siswa dapat betah berlama-lama belajar di luar kelas.

Baca lebih lanjut

22 Oktober, 2020

Guru Geografi Berbagi 06

Pemanfaatan Poster Sebagai Media Pembelajaran

Yulia Enshanty, S.Pd.

Guru Geografi SMAN 1 Warungkiara Sukabumi Jawa Barat

= – = – =

Selama tahun 2020, lebih tepatnya pada pertengahan bulan Maret 2020 lembaga pendidikan di berbagai jenjang dari pendidikan dasar, menengah hingga pendidikan tinggi melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh. Kegiatan pembelajaran jarak jauh atau sering disingkat dengan PJJ ini dilaksanakan sebagai salah satu usaha untuk menghambat persebaran virus Corona atau Covid-19. Merebaknya virus yang berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian pada penderita yang terjangkit ini berawal dari persebaran secara lokal pada awal Januari 2020 hingga kemudian menjadi pandemi yang secara global meluluhlantakkan berbagai sendiri kehidupan di sebagian besar negara-negara di dunia. Berbagai langkah diambil oleh pemerintah untuk meminimalkan persebaran virus tersebut, salah satunya adalah penerapan pola hidup sehat hingga physical distancing.

Dunia pendidikan pun tak luput dari penerapan physical distancing ini, sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka dialihkan menjadi kegiatan pembelajaran jarah jauh atau secara daring. Perubahan kegiatan pembelajaran dari tata muka menjadi daring ini tidaklah selalu berjalan mulus. Banyak kendala yang bermunculan silih berganti dalam pelaksanaannya, dari kendala siswa tidak memiliki HP atau tidak memiliki kuota, kemampuan gadget yang rendah, coverage area signal dari provider GSM yang mempengaruhi koneksi hingga masalah tingkat keaktifan dan tingkat kesadaran siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran daring.

Selain itu model penyampaian materi, penugasan dan penilaian yang cenderung monoton dan hampir sama pada setiap guru membuat siswa menjadi terbebani dalam kegiatan belajarnya sehingga tingkat stressnya menjadi tinggi. Untuk mensiasati hal tersebut maka diperlukan variasi model penyampaian yang berbeda-beda agar siswa tidak merasa jenuh dengan pelajaran yang mereka ikuti. Berkaca pada beberapa hal tersebut, Yulia Enshanty, ibu guru Geografi yang mengajar di SMAN 1 Warungkiara Sukabumi melaksanakan variasi kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media poster.

Baca lebih lanjut

21 Oktober, 2020

Guru Geografi Berbagi 05

Peran Serta Pembelajaran Geografi Di Sekolah Dalam Menduniakan Pantai Sorake Nias Selatan

Invokavitman Halawa, S.Pd.

Guru Geografi SMA Swasta Katolik Bintang Laut Teluk Dalam Nias Selatan

= – = – =

Geografi merupakan ilmu yang memilki cakupan yang luas, baik membahas tentang kondisi fisik permukaan bumi yang meliputi lapisan batuannya, lapisan perairannya, lapisan udaranya, persebaran flora-faunanya maupun aktifitas manusia di berbagai bidang kehidupan. Fenomena geosfer yang terjadi di permukaan bumi dapat dipengaruhi oleh aktivitas alam, aktivitas manusia maupun kombinasi dari keduanya. Interaksi antara manusia dengan alam dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian bagi manusia dan alam itu sendiri.

Sebagai contoh interaksi alam dengan manusia adalah bentuk interaksi antara alam pantai dengan aktivitas manusia yang tinggal di sekitarnya. Sebuah pantai yang terdapat di kawasan laut dengan memiliki potensi perikanan tinggi akan membuat manusia yang tinggal di wilayah tersebut cenderung memiliki mata pencaharian di bidang perikanan atau sebagai nelayan. Sedangkan potensi pantai yang menyuguhkan keindahan pemandangan laut akan membuat manusia yang tinggal di sekitarnya akan cenderung memiliki aktivitas yang berkaitan dengan kepariwisataan.

Nias merupakan pulau yang terdapat di sebelah barat pulau Sumatra dan termasuk wilayah Provinsi  Sumatra Utara. Sebagai salah satu pulau terluar di bagian barat Indonesia, pulau Nias yang menghadap langsung ke Samudera Hindia memiliki pantai dengan ombak-ombak besar dan cenderung berbahaya. Tetapi dari pantai dengan ombak besar tersebut terdapat satu pantai dengan ombak tinggi yang menantang bagi para wisatawan minat khusus untuk berbondong-bondong mendatanginya yaitu Pantai Sorake yang terdapat di wilayah Nias Selatan.

Berangkat dari potensi alam pantai Sorake yang tinggi tersebut, bapak Invokavitman Halawa, seorang guru Geografi di SMA Swasta Katolik Bintang Laut Teluk Dalam Nias Selatan mencoba mengaitkan kondisi alam di pantai Sorake dalam kegiatan pembelajaran Geografi di sekolahnya. Potensi pantai yang begitu tinggi untuk kegiatan wisata beliau gunakan sebagai salah tema dalam materi Potensi Maritim Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Potensi kemaritiman Pantai Sorake ini dimanfaatkan sebagai materi yang diharapkan dapat menumbuhkan minat peserta didiknya dalam mengkaji potensi wisata Pantai Sorake sebagai tempat wisata yang dapat memunculkan ekonomi kreatif.

Baca lebih lanjut

21 Oktober, 2020

Guru Geografi Berbagi 04

Proses Pembelajaran Geografi Di Daerah Kepulauan Dalam Masa Belajar Di Rumah

Apri Yusri, S.Pd.

Guru Geografi SMAN 1 Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas

Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih menjadi permasalahan di dunia yang belum diketahui kapan akan segera berakhir. Belum di ketahuinya akhir masa pandemi ini membuat negara-negara di dunia mengalami efek lanjutan permasalahan di berbagai sendi kehidupan. Salah satu bidang yang terkena imbasnya adalah kegiatan di bidang pendidikan. Kegiatan tatap muka langsung yang menjadi aktifitas rutin sehari-hari antara guru dengan peserta didik menjadi terhambat karena anjuran dan penerapan physical distancing. Untuk meminimalisir terjadinya potensi penyebaran wabah Covid-ini maka lembaga-lembaga pendidikan melakukan kegiatan pembelajaran dengan konsep pembelajaran jarak jauh atau sering disingkat dengan PJJ. Konsep pembelajaran jarak jauh ini adalah dengan memanfaatkan media IT sebagai sarana untuk melakukan tatap muka dengan siswa secara tidak langsung. Dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi pembelajaran online atau sering disebut dengan elearning, guru dan peserta didik dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran meskipun tidak secara langsung bertemu.

Berangkat dari kondisi yang mengharuskan guru dan peserta didik melaksanakan kegiatan belajar secara tidak langsung ini, seorang guru Geografi yang mengajar di salah satu wilayah terdepan dan terluar di Indonesia melakukan kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi Google yaitu Google Classroom, Google Form dan aplikasi pihak ke tiga yaitu Jotforam.

Apri Yusri, atau biasa dipanggil pak Apri adalah guru hebat tersebut. Beliau mengajar di SMAN 1 Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau. Seorang guru yang memanfaatkan aneka media sosial sebagai sarana untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Sering juga dijuluki sebagai Guru Geografi Tiktok, karena memanfaatkan aplikasi Tiktok untuk menyampaikan materi Geografi.

Baca lebih lanjut
%d blogger menyukai ini: